Indikator Utama
17 IKU
Meliputi tata kelola, pendidikan, dan penelitian/pengabdian.
Halaman ini menuliskan ulang isi utama dokumen LKj/LKIP 2024 ke dalam HTML yang lebih ringan agar pembaca dapat menelusuri bab, tabel, dan capaian penting tanpa bergantung pada tampilan file PDF.
Ikhtisar
Dokumen 2024 menunjukkan performa institusi yang kuat pada pendapatan BLU, akreditasi unggul, kelulusan UKOM, serapan lulusan, dan pengabdian prioritas, dengan satu perhatian utama pada realisasi anggaran yang belum menyentuh target.
Indikator Utama
17 IKU
Meliputi tata kelola, pendidikan, dan penelitian/pengabdian.
Total Capaian
219,79%
Akumulasi capaian kinerja institusi tahun 2024.
Pendapatan BLU
Rp60,02 M
Melampaui target Rp54,5 miliar pada tahun 2024.
Realisasi Anggaran
93,54%
Satu indikator yang masih berada di bawah target 96%.
Kelulusan UKOM
99,13%
Melampaui target kelulusan uji kompetensi sebesar 95%.
Prodi Unggul
16 prodi
Penambahan prodi terakreditasi unggul jauh di atas target 1 prodi.
Ringkasan Eksekutif
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2024 disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban Poltekkes Kemenkes Bandung atas pelaksanaan tugas dan fungsi selama satu tahun anggaran. Dokumen ini menampilkan pelaksanaan program, capaian indikator kinerja utama, dan evaluasi terhadap hasil yang diperoleh.
Secara strategis, Poltekkes Kemenkes Bandung menempatkan diri sebagai perguruan tinggi kesehatan yang unggul dalam teknologi terapan, berkarakter, dan berdaya saing internasional. Kinerja 2024 menunjukkan bahwa tata kelola BLU, mutu pendidikan, dan reputasi kelembagaan bergerak positif secara bersamaan.
Secara agregat, capaian institusi tercatat 219,79%. Sebanyak 16 indikator melampaui target, sementara 1 indikator yaitu realisasi anggaran masih berada di bawah target sehingga menjadi fokus pembenahan pada periode berikutnya.
17 indikator utama
Struktur indikator tahun 2024 menempatkan tata kelola keuangan sebagai fondasi, pendidikan sebagai mesin utama, dan penelitian/pengabdian sebagai penguat dampak institusi.
Tata Kelola dan Keuangan
Pendidikan dan Lulusan
Penelitian dan Pengabdian
Capaian 2024
Tabel ini merangkum indikator yang paling relevan untuk pembaca umum: mana yang sudah melampaui target, mana yang tepat sasaran, dan mana yang masih perlu perhatian pada siklus kinerja berikutnya.
| Kelompok | Indikator | Target | Realisasi | Capaian |
|---|---|---|---|---|
| Tata Kelola | Pendapatan BLU terhadap biaya operasional | 48,11% | 49,52% | 113,21% |
| Tata Kelola | Pendapatan BLU | Rp54,5 M | Rp60,02 M | 110,14% |
| Tata Kelola | Pendapatan optimalisasi aset | Rp3,4 M | Rp5,08 M | 149,31% |
| Tata Kelola | Modernisasi BLU | 167% | 179,10% | 105,00% |
| Tata Kelola | Akurasi proyeksi pendapatan BLU | 3,5 | 4,06 | 116,00% |
| Tata Kelola | Tindak lanjut rekomendasi BPK | 95% | 100% | 105,26% |
| Tata Kelola | Realisasi anggaran | 96% | 93,54% | 97,44% |
| Pendidikan | Dosen bersertifikat (serdos) | 80% | 88,54% | 110,68% |
| Pendidikan | Dosen lektor kepala / guru besar | 30% | 34,15% | 113,82% |
| Pendidikan | Bahasa Inggris dosen KI | 60% | 100% | 166,67% |
| Pendidikan | Kelulusan uji kompetensi | 95% | 99,13% | 104,35% |
| Pendidikan | Penambahan prodi unggul | 1 prodi | 16 prodi | 1600,00% |
| Pendidikan | Serapan lulusan di fasyankes pemerintah | 30% | 30,21% | 100,68% |
| Pendidikan | Lulusan perawat bekerja di luar negeri | 15% | 24,59% | 163,93% |
| Pendidikan | Jumlah penghargaan | 10 | 18 | 180,00% |
| Penelitian & PKM | Penelitian yang dikomersialisasi | 1 penelitian | 1 penelitian | 100,00% |
| Penelitian & PKM | PKM prioritas transformasi kesehatan | 3 MoU | 9 MoU | 300,00% |
Pendapatan BLU
Rp60,02 miliar
Pendapatan BLU tahun 2024 melampaui target dan didorong oleh ketepatan pembayaran UKT, pendapatan bisnis BLU, dan peningkatan jumlah mahasiswa.
Optimalisasi Aset
Rp5,08 miliar
Pendapatan dari optimalisasi aset mencapai 149,31% dari target, menunjukkan pemanfaatan aset tetap dan aset lancar yang lebih produktif.
UKOM
99,13%
Kelulusan uji kompetensi tetap tinggi berkat tryout, pengkayaan, dan pembimbingan lebih awal bagi mahasiswa yang akan mengikuti UKOM.
Akreditasi Unggul
16 prodi
Capaian reakreditasi unggul jauh melampaui target tahunan, memperkuat posisi mutu akademik Poltekkes Kemenkes Bandung.
Lulusan Luar Negeri
24,59%
Serapan lulusan perawat ke luar negeri berada di atas target, didukung promosi kompetensi lulusan dan penguatan jejaring kerja.
PKM Prioritas
9 MoU
Pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan prioritas transformasi kesehatan mencapai tiga kali lipat dari target.
Bab utama
Bagian ini memudahkan pengunjung memahami isi dokumen tanpa harus menelusuri seluruh naskah asli yang panjang dan formal.
Bab I: Pendahuluan
Menjelaskan dasar hukum LKIP, maksud dan tujuan penyusunan, serta kedudukan Poltekkes Kemenkes Bandung sebagai UPT Kementerian Kesehatan yang menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Bab II: Perencanaan dan Penetapan Kinerja
Merangkum visi, misi, sasaran strategis, target IKU, dan gambaran alokasi anggaran yang menjadi dasar pengukuran kinerja tahun 2024.
Bab III: Akuntabilitas Kinerja
Menguraikan realisasi 17 indikator utama beserta analisis faktor pendukung, faktor penghambat, dan perbandingan target dengan realisasi.
Bab IV: Penutup
Menegaskan area peningkatan yang harus diprioritaskan, terutama monitoring anggaran, tracer study, koordinasi lintas unit, penguatan SDM, dan inovasi layanan berbasis teknologi informasi.
Indikator yang melampaui target
16 dari 17 indikator telah memenuhi atau melampaui target. Capaian paling menonjol berasal dari akreditasi unggul, penghargaan, PKM prioritas, dan penyerapan lulusan luar negeri.
Indikator yang perlu perhatian
Realisasi anggaran tercatat 93,54%, masih di bawah target 96%. Dokumen menekankan perlunya monitoring anggaran yang lebih rutin dan koordinasi pelaksanaan yang lebih rapat.
Pembelajaran utama
Dokumen 2024 menunjukkan bahwa target keuangan, mutu akademik, dan penyerapan lulusan dapat dicapai bersamaan bila penguatan tata kelola, pendampingan SDM, dan pengelolaan data dilakukan sejak awal tahun.
Tindak lanjut
Dokumen HTML Ringan
Bagian ini menggantikan tampilan facsimile gambar per halaman. Fokusnya adalah membuat isi pokok dokumen lebih cepat dimuat, tetap terbaca di perangkat mobile, dan mudah ditelusuri oleh pimpinan, auditor, mitra, maupun publik umum.
Kata Pengantar
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Poltekkes Kemenkes Bandung tahun 2024 dapat disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsi institusi selama satu tahun terakhir.
Dokumen ini menyajikan capaian program, indikator kinerja utama, serta evaluasi atas hasil yang telah dicapai. Dalam pengantar resminya, pimpinan juga menegaskan bahwa tantangan terbesar masih berada pada penyelenggaraan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, walaupun kinerja institusi secara umum tergolong baik.
Versi HTML ini mempertahankan kerangka resmi dokumen: kata pengantar, ringkasan eksekutif, empat bab utama, tabel kinerja, gambaran anggaran, serta tindak lanjut yang dirumuskan untuk tahun berikutnya.
Ringkasan Eksekutif Lengkap
Dokumen menegaskan kembali visi Poltekkes Kemenkes Bandung sebagai perguruan tinggi kesehatan yang unggul dalam teknologi terapan, berkarakter, dan berdaya saing internasional. Tujuh misi institusi menjadi fondasi pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian, kerja sama, pembentukan karakter, pengembangan program studi baru, dan penguatan tata kelola BLU.
Pada tahun 2024, hasil evaluasi kinerja menunjukkan capaian institusi sebesar 219,79%. Sebanyak 16 dari 17 indikator berhasil memenuhi atau melampaui target, sedangkan realisasi anggaran menjadi satu-satunya indikator yang masih berada di bawah target tahunan.
Bab I
LKj/LKIP disusun sebagai dokumen akuntabilitas untuk menunjukkan bagaimana Poltekkes Kemenkes Bandung melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang diamanatkan oleh negara. Landasan hukumnya mengacu antara lain pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2014 tentang SAKIP.
Sebagai bagian dari Kementerian Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Bandung memegang peran strategis dalam mencetak tenaga kesehatan profesional, mendukung pembangunan kesehatan nasional, dan menyampaikan pertanggungjawaban kinerja secara transparan kepada pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lain.
Dokumen ini dimaksudkan untuk menyampaikan informasi tentang pencapaian target indikator kinerja kegiatan, sekaligus menjadi dasar evaluasi dan perbaikan berkelanjutan pada tahun berikutnya.
Poltekkes Kemenkes Bandung adalah Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan. Institusi ini berkedudukan di Jalan Pajajaran No. 56 Bandung dan memiliki empat lokasi kampus di Bandung, Cimahi, Bogor, dan Karawang.
Tugas utamanya adalah melaksanakan pendidikan vokasi bidang kesehatan pada jenjang Diploma III, Sarjana Terapan, dan Profesi, yang ditopang oleh fungsi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penjaminan mutu, kerja sama, pengelolaan data dan informasi, hubungan masyarakat, serta administrasi umum.
Dokumen menegaskan bahwa pencapaian visi dan misi Poltekkes dipengaruhi oleh enam unsur lingkungan strategis: mahasiswa, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, jejaring kerja, sumber anggaran, serta program dan kegiatan yang dilaksanakan sepanjang tahun.
Tujuan penulisan LKj adalah mewujudkan pertanggungjawaban kinerja sekaligus memberikan gambaran tentang akuntabilitas kinerja dalam pencapaian visi dan misi Poltekkes Kemenkes Bandung. Dokumen disusun dalam empat bab: pendahuluan, perencanaan dan penetapan kinerja, akuntabilitas kinerja, dan penutup.
Bab II
Bab II menjabarkan keterkaitan RPJMN bidang kesehatan 2020-2024, visi Presiden, visi Kementerian Kesehatan, strategi Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan, dan visi Poltekkes Kemenkes Bandung. Tujuh tujuan lembaga kemudian diterjemahkan menjadi sasaran kegiatan dan strategi tahunan.
| Kelompok | Indikator Kinerja | Definisi Ringkas | Target 2024 |
|---|---|---|---|
| Tata Kelola | Persentase realisasi pendapatan BLU terhadap biaya operasional | Mengukur kemampuan pendapatan BLU menutup beban operasional tanpa memasukkan pendapatan APBN. | 48,11% |
| Tata Kelola | Realisasi pendapatan Poltekkes BLU | Total pendapatan BLU yang berasal dari layanan, kerja sama, hibah, sewa, dan jasa lembaga keuangan. | Rp54.500.000.000 |
| Tata Kelola | Realisasi pendapatan dari optimalisasi aset | Pendapatan dari pengelolaan aset tetap maupun aset lancar sesuai pedoman pengelolaan BLU. | Rp3.400.000.000 |
| Tata Kelola | Persentase penyelesaian modernisasi BLU | Mengukur penyelesaian pengembangan sistem informasi, publikasi BLU, tindak lanjut monev, dan self-assessment maturity rating. | 167% |
| Tata Kelola | Indeks akurasi proyeksi pendapatan BLU | Membandingkan rencana pengesahan pendapatan bulanan dengan realisasi pendapatan yang disahkan sampai akhir bulan berjalan. | 3,5 |
| Tata Kelola | Persentase rekomendasi hasil pengawasan BPK RI yang tuntas ditindaklanjuti | Mengukur tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK yang telah dinyatakan lengkap. | 95% |
| Tata Kelola | Persentase realisasi anggaran | Persentase jumlah anggaran yang digunakan dalam satu periode untuk pencapaian kinerja organisasi. | 96% |
| Pendidikan | Persentase dosen yang memiliki serdos dengan dua tahun jabfung | Mengukur proporsi dosen fungsional bersertifikat pendidik yang telah memenuhi syarat masa jabatan. | 80% |
| Pendidikan | Persentase dosen tetap dengan kualifikasi lektor kepala dan/atau guru besar | Mengukur proporsi dosen tetap pada jenjang jabatan akademik tinggi. | 30% |
| Pendidikan | Persentase kemampuan bahasa Inggris dosen kelas internasional | Mengukur dosen kelas internasional dengan TOEFL ITP minimal 475 atau setara. | 60% |
| Pendidikan | Persentase kelulusan uji kompetensi | Mengukur proporsi peserta first taker yang dinyatakan kompeten pada tahun yang sama. | 95% |
| Pendidikan | Penambahan prodi terakreditasi unggul | Mengukur penambahan program studi unggul yang memenuhi waktu reakreditasi. | 1 prodi |
| Pendidikan | Persentase serapan lulusan di fasyankes milik pemerintah | Mengukur proporsi lulusan yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. | 30% |
| Pendidikan | Persentase lulusan perawat yang bekerja di luar negeri | Mengukur serapan lulusan perawat di pasar kerja luar negeri dari keseluruhan lulusan tahun sebelumnya. | 15% |
| Pendidikan | Jumlah penghargaan yang didapat | Mengukur jumlah penghargaan institusi dan dosen pada kompetisi atau forum nasional dan internasional. | 10 |
| Penelitian & PKM | Jumlah penelitian yang dikomersialisasi | Mengukur luaran penelitian yang berhasil menjadi produk, layanan, metode, atau teknologi yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas. | 1 penelitian |
| Penelitian & PKM | Jumlah pengabdian kepada masyarakat yang sesuai program prioritas transformasi kesehatan | Mengukur luaran PKM yang mendukung prioritas transformasi kesehatan dan ditunjukkan dengan MoU dengan pemerintah daerah atau pusat. | 3 MoU |
Tabel 2.2
Anggaran awal sebesar Rp132,28 miliar direvisi menjadi Rp139,81 miliar.
| Program | Anggaran Awal | Anggaran Revisi |
|---|---|---|
| Tata Kelola | Rp111.309.801.000 | Rp118.835.234.000 |
| Pendidikan | Rp11.646.437.000 | Rp11.646.437.000 |
| Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Rp7.695.429.000 | Rp7.695.429.000 |
| Prestasi | Rp1.027.975.000 | Rp1.027.975.000 |
Bab III
Bab ini menjelaskan pengukuran kinerja dengan membandingkan realisasi terhadap target yang ditetapkan. Dokumen juga memaknai hasil tahun 2024 dengan membandingkannya terhadap capaian tahun sebelumnya serta target Renstra yang berlaku.
Secara umum, dokumen menegaskan bahwa 16 indikator telah memenuhi atau melampaui target, sedangkan realisasi anggaran masih membutuhkan perhatian lebih dalam perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring berkala.
Grafik 3.2
Data grafik dibangun ulang dari angka yang terbaca jelas pada dokumen. Arahkan kursor, fokuskan, atau tap batang grafik untuk membuka detail per tahun dan per metrik tanpa memuat gambar halaman PDF.
Trend Explorer
Tiga batang pada setiap tahun mewakili target, realisasi, dan capaian. Detail aktif akan berubah saat pengguna hover, fokus, atau tap.
Tahun
2022
Tahun
2023
Tahun
2024
Tata Kelola
Target
48,11%
Realisasi
49,52%
Capaian
113,21%
Rasio ini sudah melampaui target karena pendapatan BLU naik lebih baik dibanding tekanan biaya operasional, walaupun dokumen tetap mencatat piutang mahasiswa dan kenaikan belanja operasional sebagai faktor yang harus diawasi.
Tata Kelola
Target
Rp54,5 M
Realisasi
Rp60,02 M
Capaian
110,14%
Kinerja pendapatan didukung ketepatan pembayaran UKT, pengembangan bisnis BLU, dan pertumbuhan mahasiswa. Dokumen menekankan perlunya optimalisasi unit bisnis untuk mempertahankan tren ini.
Tata Kelola
Target
Rp3,4 M
Realisasi
Rp5,08 M
Capaian
149,31%
Kenaikan ini menunjukkan aset Poltekkes mulai dimanfaatkan lebih produktif, termasuk aset tetap, aset lancar, dan layanan yang berkembang seperti klinik.
Tata Kelola
Target
167%
Realisasi
179,10%
Capaian
105,00%
Modernisasi didorong oleh pengembangan sistem informasi, publikasi BLU, tindak lanjut hasil monitoring, dan self-assessment maturity rating.
Tata Kelola
Target
3,5
Realisasi
4,06
Capaian
116,00%
Capaian di atas target menunjukkan kualitas perencanaan pendapatan bulanan semakin baik dan lebih dekat dengan realisasi aktual.
Tata Kelola
Target
95%
Realisasi
100%
Capaian
105,26%
Seluruh rekomendasi yang tercatat pada tahun berjalan dapat dituntaskan, memperlihatkan perbaikan disiplin tata kelola dan kepatuhan.
Tata Kelola
Target
96%
Realisasi
93,54%
Capaian
97,44%
Indikator ini menjadi satu-satunya yang belum memenuhi target. Dokumen menyarankan monitoring triwulanan yang lebih ketat dan koordinasi pelaksanaan yang lebih rapat.
Pendidikan
Target
80%
Realisasi
88,54%
Capaian
110,68%
Peningkatan dosen bersertifikat menguatkan mutu akademik dan mendukung standar pendidikan yang lebih stabil.
Pendidikan
Target
30%
Realisasi
34,15%
Capaian
113,82%
Capaian ini menunjukkan perbaikan kualitas jabatan akademik dosen tetap, walaupun masih perlu penguatan berkelanjutan untuk jangka panjang.
Pendidikan
Target
60%
Realisasi
100%
Capaian
166,67%
Seluruh target dosen kelas internasional pada level intermediet telah terpenuhi, jauh di atas target 60%.
Pendidikan
Target
95%
Realisasi
99,13%
Capaian
104,35%
Kelulusan UKOM didukung tryout, pengkayaan, dan pembimbingan yang dilakukan lebih awal sehingga persentase kompeten tetap tinggi.
Pendidikan
Target
1 prodi
Realisasi
16 prodi
Capaian
1600,00%
Dokumen menyoroti kerja intensif persiapan reakreditasi, monitoring isi borang, dan pelengkapan sarana-prasarana sebagai faktor utama capaian ini.
Pendidikan
Target
30%
Realisasi
30,21%
Capaian
100,68%
Kerja sama dengan RS, puskesmas, fasilitas kesehatan pemerintah, dan jejaring alumni menjadi faktor penting yang mendorong capaian ini.
Pendidikan
Target
15%
Realisasi
24,59%
Capaian
163,93%
Dokumen mencatat penempatan ke Jepang, Jerman, Arab Saudi, Singapura, Kuwait, dan Belanda sebagai bukti penguatan jejaring kerja internasional.
Pendidikan
Target
10
Realisasi
18
Capaian
180,00%
Institusi dan dosen memperoleh berbagai penghargaan nasional dan internasional berkat dukungan anggaran, pembinaan pimpinan, dan fasilitas yang lebih baik.
Penelitian & PKM
Target
1 penelitian
Realisasi
1 penelitian
Capaian
100,00%
Satu luaran penelitian berhasil dikomersialisasi, didukung pendampingan hilirisasi, workshop paten, dan dukungan unit bisnis serta pusat unggulan.
Penelitian & PKM
Target
3 MoU
Realisasi
9 MoU
Capaian
300,00%
Capaian 9 MoU memperlihatkan pengabdian masyarakat yang sangat aktif dan sejalan dengan prioritas transformasi kesehatan.
Dokumen Pendukung Serapan Lulusan
| Fasyankes | Jumlah |
|---|---|
| Balai kesehatan milik pemerintah | 39 |
| Klinik pratama milik pemerintah | 14 |
| Klinik utama milik pemerintah | 1 |
| Laboratorium kesehatan milik pemerintah | 11 |
| Puskesmas | 220 |
| RSUD | 128 |
| RSUP vertikal | 28 |
| Total | 441 |
Analisis Efisiensi Sumber Daya
| Jenis Kinerja Kepegawaian | Realisasi |
|---|---|
| Kenaikan jabatan fungsional dosen | 12 |
| Kenaikan pangkat pegawai | 13 |
| Kenaikan gaji berkala | 185 |
| Pindah keluar Poltekkes Bandung | 0 |
| Masuk ke Poltekkes Bandung | 1 |
| SK MPP | 0 |
| SK pensiun | 14 |
| Sertifikasi dosen | 5 |
Penghargaan Institusi dan Dosen
| Nama | Capaian/Penghargaan |
|---|---|
| Poltekkes Kemenkes Bandung | Poltekkes dengan prodi terbanyak kelulusan UKOM 100%. |
| Fred Agung, SKM., M.Kes | Pembina Terbaik dalam Cendekia Natural Science Competition 2024. |
| Mulus Gumilar, DFSN., M.Kes | Pembina Terbaik dalam Cendekia Natural Science Competition 2024. |
| Witri Priawantiputri, S.Gz., M.Gizi | Pembina Terbaik dan Juara 3 Healthcare Policy Lomba Asian Health Talent. |
| Yohanes W. Saleky, S.Gz., M.Sc | Pembina Terbaik dan Juara 3 Healthcare Policy Lomba Asian Health Talent. |
| Dr. Elanda Fikri, M.Kes | Peringkat Terbaik II Best Inovator ASN 2024 serta beberapa juara pertama pada kompetisi inovasi dan media pembelajaran. |
| Apt. Widyastiwi, M.Si | Presenter Terbaik Seminar Nasional Fakultas Farmasi UMB. |
| Poltekkes Kemenkes Bandung | The Most Trusted Health Polytechnic in Quality Lecturing Program of The Year 2024. |
Lulusan Bekerja di Luar Negeri
Dokumen pendukung memuat daftar penempatan lulusan perawat ke Jepang, Jerman, Arab Saudi, Singapura, Kuwait, dan Belanda.
Faktor pendukung utama adalah koordinasi Direktorat dengan bagian kemahasiswaan/jurusan serta kerja sama dengan lembaga pelatihan dan penempatan tenaga kesehatan, termasuk Japan Education Academy dan mitra penempatan lainnya.
Upaya peningkatan diarahkan pada penguatan kerja sama dengan lembaga penempatan luar negeri dan peningkatan minat mahasiswa bekerja di pasar internasional melalui sosialisasi yang lebih intensif.
Bab IV
Kesimpulan dokumen menegaskan bahwa 16 dari 17 indikator kinerja telah mencapai target dengan rata-rata persentase capaian sekitar 219,79%. Ketercapaian tersebut didorong oleh kerja sama seluruh sivitas akademika dan stakeholder, walaupun masih ada indikator yang perlu ditingkatkan pada tahun berikutnya.
Dokumen resmi menempatkan realisasi anggaran sebagai area yang perlu dibenahi, dengan penekanan pada kualitas perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pemanfaatan anggaran yang lebih optimal.