Lompat ke konten utama
Bidang Administrasi Umum

LAKIP 2024 dalam format HTML yang lengkap, terbaca, dan mudah ditelusuri.

Halaman ini menuliskan ulang isi utama dokumen LKj/LKIP 2024 ke dalam HTML yang lebih ringan agar pembaca dapat menelusuri bab, tabel, dan capaian penting tanpa bergantung pada tampilan file PDF.

Ikhtisar

Sorotan cepat capaian institusi tahun 2024

Dokumen 2024 menunjukkan performa institusi yang kuat pada pendapatan BLU, akreditasi unggul, kelulusan UKOM, serapan lulusan, dan pengabdian prioritas, dengan satu perhatian utama pada realisasi anggaran yang belum menyentuh target.

Indikator Utama

17 IKU

Meliputi tata kelola, pendidikan, dan penelitian/pengabdian.

Total Capaian

219,79%

Akumulasi capaian kinerja institusi tahun 2024.

Pendapatan BLU

Rp60,02 M

Melampaui target Rp54,5 miliar pada tahun 2024.

Realisasi Anggaran

93,54%

Satu indikator yang masih berada di bawah target 96%.

Kelulusan UKOM

99,13%

Melampaui target kelulusan uji kompetensi sebesar 95%.

Prodi Unggul

16 prodi

Penambahan prodi terakreditasi unggul jauh di atas target 1 prodi.

Ringkasan Eksekutif

Gambaran umum mandat, sasaran, dan hasil kinerja

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2024 disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban Poltekkes Kemenkes Bandung atas pelaksanaan tugas dan fungsi selama satu tahun anggaran. Dokumen ini menampilkan pelaksanaan program, capaian indikator kinerja utama, dan evaluasi terhadap hasil yang diperoleh.

Secara strategis, Poltekkes Kemenkes Bandung menempatkan diri sebagai perguruan tinggi kesehatan yang unggul dalam teknologi terapan, berkarakter, dan berdaya saing internasional. Kinerja 2024 menunjukkan bahwa tata kelola BLU, mutu pendidikan, dan reputasi kelembagaan bergerak positif secara bersamaan.

Secara agregat, capaian institusi tercatat 219,79%. Sebanyak 16 indikator melampaui target, sementara 1 indikator yaitu realisasi anggaran masih berada di bawah target sehingga menjadi fokus pembenahan pada periode berikutnya.

17 indikator utama

Peta indikator kinerja yang digunakan pada LAKIP 2024

Struktur indikator tahun 2024 menempatkan tata kelola keuangan sebagai fondasi, pendidikan sebagai mesin utama, dan penelitian/pengabdian sebagai penguat dampak institusi.

Tata Kelola dan Keuangan

  • Persentase realisasi pendapatan BLU terhadap biaya operasional
  • Realisasi pendapatan Poltekkes BLU
  • Realisasi pendapatan dari optimalisasi aset
  • Persentase penyelesaian modernisasi BLU
  • Indeks akurasi proyeksi pendapatan BLU
  • Persentase tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan BPK RI
  • Persentase realisasi anggaran

Pendidikan dan Lulusan

  • Persentase dosen yang memiliki serdos dengan minimal 2 tahun jabatan fungsional
  • Persentase dosen tetap dengan kualifikasi lektor kepala dan/atau guru besar
  • Persentase kemampuan bahasa Inggris dosen KI level intermediet
  • Persentase kelulusan uji kompetensi
  • Penambahan prodi terakreditasi unggul
  • Persentase serapan lulusan di fasyankes milik pemerintah
  • Persentase lulusan perawat yang diterima bekerja di luar negeri
  • Jumlah penghargaan yang didapat

Penelitian dan Pengabdian

  • Jumlah penelitian yang dikomersialisasi
  • Jumlah pengabdian kepada masyarakat yang sesuai program prioritas transformasi kesehatan

Capaian 2024

Target, realisasi, dan persentase capaian indikator

Tabel ini merangkum indikator yang paling relevan untuk pembaca umum: mana yang sudah melampaui target, mana yang tepat sasaran, dan mana yang masih perlu perhatian pada siklus kinerja berikutnya.

Kelompok Indikator Target Realisasi Capaian
Tata Kelola Pendapatan BLU terhadap biaya operasional 48,11% 49,52% 113,21%
Tata Kelola Pendapatan BLU Rp54,5 M Rp60,02 M 110,14%
Tata Kelola Pendapatan optimalisasi aset Rp3,4 M Rp5,08 M 149,31%
Tata Kelola Modernisasi BLU 167% 179,10% 105,00%
Tata Kelola Akurasi proyeksi pendapatan BLU 3,5 4,06 116,00%
Tata Kelola Tindak lanjut rekomendasi BPK 95% 100% 105,26%
Tata Kelola Realisasi anggaran 96% 93,54% 97,44%
Pendidikan Dosen bersertifikat (serdos) 80% 88,54% 110,68%
Pendidikan Dosen lektor kepala / guru besar 30% 34,15% 113,82%
Pendidikan Bahasa Inggris dosen KI 60% 100% 166,67%
Pendidikan Kelulusan uji kompetensi 95% 99,13% 104,35%
Pendidikan Penambahan prodi unggul 1 prodi 16 prodi 1600,00%
Pendidikan Serapan lulusan di fasyankes pemerintah 30% 30,21% 100,68%
Pendidikan Lulusan perawat bekerja di luar negeri 15% 24,59% 163,93%
Pendidikan Jumlah penghargaan 10 18 180,00%
Penelitian & PKM Penelitian yang dikomersialisasi 1 penelitian 1 penelitian 100,00%
Penelitian & PKM PKM prioritas transformasi kesehatan 3 MoU 9 MoU 300,00%

Pendapatan BLU

Rp60,02 miliar

Pendapatan BLU tahun 2024 melampaui target dan didorong oleh ketepatan pembayaran UKT, pendapatan bisnis BLU, dan peningkatan jumlah mahasiswa.

Optimalisasi Aset

Rp5,08 miliar

Pendapatan dari optimalisasi aset mencapai 149,31% dari target, menunjukkan pemanfaatan aset tetap dan aset lancar yang lebih produktif.

UKOM

99,13%

Kelulusan uji kompetensi tetap tinggi berkat tryout, pengkayaan, dan pembimbingan lebih awal bagi mahasiswa yang akan mengikuti UKOM.

Akreditasi Unggul

16 prodi

Capaian reakreditasi unggul jauh melampaui target tahunan, memperkuat posisi mutu akademik Poltekkes Kemenkes Bandung.

Lulusan Luar Negeri

24,59%

Serapan lulusan perawat ke luar negeri berada di atas target, didukung promosi kompetensi lulusan dan penguatan jejaring kerja.

PKM Prioritas

9 MoU

Pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan prioritas transformasi kesehatan mencapai tiga kali lipat dari target.

Bab utama

Empat bab yang membentuk struktur dokumen LKIP 2024

Bagian ini memudahkan pengunjung memahami isi dokumen tanpa harus menelusuri seluruh naskah asli yang panjang dan formal.

Bab I: Pendahuluan

Menjelaskan dasar hukum LKIP, maksud dan tujuan penyusunan, serta kedudukan Poltekkes Kemenkes Bandung sebagai UPT Kementerian Kesehatan yang menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bab II: Perencanaan dan Penetapan Kinerja

Merangkum visi, misi, sasaran strategis, target IKU, dan gambaran alokasi anggaran yang menjadi dasar pengukuran kinerja tahun 2024.

Bab III: Akuntabilitas Kinerja

Menguraikan realisasi 17 indikator utama beserta analisis faktor pendukung, faktor penghambat, dan perbandingan target dengan realisasi.

Bab IV: Penutup

Menegaskan area peningkatan yang harus diprioritaskan, terutama monitoring anggaran, tracer study, koordinasi lintas unit, penguatan SDM, dan inovasi layanan berbasis teknologi informasi.

Indikator yang melampaui target

16 dari 17 indikator telah memenuhi atau melampaui target. Capaian paling menonjol berasal dari akreditasi unggul, penghargaan, PKM prioritas, dan penyerapan lulusan luar negeri.

Indikator yang perlu perhatian

Realisasi anggaran tercatat 93,54%, masih di bawah target 96%. Dokumen menekankan perlunya monitoring anggaran yang lebih rutin dan koordinasi pelaksanaan yang lebih rapat.

Pembelajaran utama

Dokumen 2024 menunjukkan bahwa target keuangan, mutu akademik, dan penyerapan lulusan dapat dicapai bersamaan bila penguatan tata kelola, pendampingan SDM, dan pengelolaan data dilakukan sejak awal tahun.

Tindak lanjut

Agenda perbaikan yang ditegaskan setelah evaluasi 2024

Monitoring dan evaluasi realisasi anggaran secara berkala setiap triwulan agar deviasi dapat dikendalikan lebih cepat.
Menambah dan mengoptimalkan berbagai saluran tracer study untuk memperkuat data serapan lulusan.
Meningkatkan koordinasi antarunit dan pemangku kepentingan agar perencanaan lebih selaras dengan Renstra dan IKU direktur.
Meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM untuk mendukung target kinerja yang lebih tinggi pada tahun berikutnya.
Mengembangkan inovasi layanan berbasis teknologi informasi agar proses akademik, keuangan, dan administrasi lebih efektif dan efisien.
Menjaga kesinambungan pendampingan penelitian, publikasi, sertifikasi dosen, serta hilirisasi inovasi agar kinerja tidak hanya tinggi tetapi juga berkelanjutan.

Dokumen HTML Ringan

Isi utama LAKIP 2024 yang ditulis ulang ke HTML

Bagian ini menggantikan tampilan facsimile gambar per halaman. Fokusnya adalah membuat isi pokok dokumen lebih cepat dimuat, tetap terbaca di perangkat mobile, dan mudah ditelusuri oleh pimpinan, auditor, mitra, maupun publik umum.

HTML semantik Tanpa 100 gambar halaman Tabel dan angka inti dipertahankan

Kata Pengantar

Nada resmi dokumen dan konteks penyusunannya

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Poltekkes Kemenkes Bandung tahun 2024 dapat disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsi institusi selama satu tahun terakhir.

Dokumen ini menyajikan capaian program, indikator kinerja utama, serta evaluasi atas hasil yang telah dicapai. Dalam pengantar resminya, pimpinan juga menegaskan bahwa tantangan terbesar masih berada pada penyelenggaraan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, walaupun kinerja institusi secara umum tergolong baik.

Versi HTML ini mempertahankan kerangka resmi dokumen: kata pengantar, ringkasan eksekutif, empat bab utama, tabel kinerja, gambaran anggaran, serta tindak lanjut yang dirumuskan untuk tahun berikutnya.

Ringkasan Eksekutif Lengkap

Dokumen menegaskan kembali visi Poltekkes Kemenkes Bandung sebagai perguruan tinggi kesehatan yang unggul dalam teknologi terapan, berkarakter, dan berdaya saing internasional. Tujuh misi institusi menjadi fondasi pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian, kerja sama, pembentukan karakter, pengembangan program studi baru, dan penguatan tata kelola BLU.

Pada tahun 2024, hasil evaluasi kinerja menunjukkan capaian institusi sebesar 219,79%. Sebanyak 16 dari 17 indikator berhasil memenuhi atau melampaui target, sedangkan realisasi anggaran menjadi satu-satunya indikator yang masih berada di bawah target tahunan.

Persentase realisasi pendapatan BLU terhadap biaya operasional mencapai 49,52% dari target 48,11% dengan capaian 113,21%.
Realisasi pendapatan BLU mencapai Rp60.024.133.899 dari target Rp54.500.000.000 dengan capaian 110,14%.
Realisasi pendapatan dari optimalisasi aset mencapai Rp5.076.556.146 dari target Rp3.400.000.000 dengan capaian 149,31%.
Persentase penyelesaian modernisasi BLU mencapai 179,10% dari target 167% dengan capaian 105%.
Indeks akurasi proyeksi pendapatan BLU mencapai 4,06 dari target 3,5 dengan capaian 116%.
Persentase realisasi anggaran mencapai 93,54% dari target 96% dengan capaian 97,44% dan menjadi satu indikator yang belum memenuhi target.
Persentase rekomendasi hasil pengawasan BPK RI yang tuntas ditindaklanjuti mencapai 100% dari target 95%.
Persentase dosen yang memiliki serdos dengan minimal dua tahun jabatan fungsional mencapai 88,54% dari target 80%.
Persentase dosen tetap dengan kualifikasi lektor kepala dan/atau guru besar mencapai 34,15% dari target 30%.
Persentase kemampuan bahasa Inggris dosen kelas internasional mencapai 100% dari target 60%.
Persentase kelulusan uji kompetensi mencapai 99,13% dari target 95%.
Penambahan prodi terakreditasi unggul mencapai 16 prodi dari target 1 prodi.
Persentase serapan lulusan di fasyankes milik pemerintah mencapai 30,21% dari target 30%.
Persentase lulusan perawat yang bekerja di luar negeri mencapai 24,59% dari target 15%.
Jumlah penghargaan yang diperoleh institusi dan dosen mencapai 18 dari target 10.
Jumlah penelitian yang dikomersialisasi mencapai 1 penelitian dari target 1 penelitian.
Jumlah pengabdian kepada masyarakat yang sesuai program prioritas transformasi kesehatan mencapai 9 MoU dari target 3 MoU.

Bab I

Pendahuluan

A. Latar Belakang

LKj/LKIP disusun sebagai dokumen akuntabilitas untuk menunjukkan bagaimana Poltekkes Kemenkes Bandung melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang diamanatkan oleh negara. Landasan hukumnya mengacu antara lain pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2014 tentang SAKIP.

Sebagai bagian dari Kementerian Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Bandung memegang peran strategis dalam mencetak tenaga kesehatan profesional, mendukung pembangunan kesehatan nasional, dan menyampaikan pertanggungjawaban kinerja secara transparan kepada pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lain.

B. Maksud dan Tujuan

Dokumen ini dimaksudkan untuk menyampaikan informasi tentang pencapaian target indikator kinerja kegiatan, sekaligus menjadi dasar evaluasi dan perbaikan berkelanjutan pada tahun berikutnya.

  • Meningkatkan akuntabilitas kinerja, kualitas perencanaan program, dan kredibilitas organisasi.
  • Menjelaskan hasil kinerja yang telah ditetapkan dalam perjanjian kinerja dan tanggung jawab penyelenggaraan organisasi.
  • Memberikan informasi kinerja yang terukur sebagai baseline untuk peningkatan kinerja pada tahun berikutnya.
  • Meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan responsivitas organisasi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

C. Kedudukan, Tugas Pokok, dan Fungsi

Poltekkes Kemenkes Bandung adalah Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan. Institusi ini berkedudukan di Jalan Pajajaran No. 56 Bandung dan memiliki empat lokasi kampus di Bandung, Cimahi, Bogor, dan Karawang.

Tugas utamanya adalah melaksanakan pendidikan vokasi bidang kesehatan pada jenjang Diploma III, Sarjana Terapan, dan Profesi, yang ditopang oleh fungsi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penjaminan mutu, kerja sama, pengelolaan data dan informasi, hubungan masyarakat, serta administrasi umum.

  • Pelaksanaan dan pengembangan pendidikan vokasi bidang kesehatan.
  • Pelaksanaan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dan pembinaan sivitas akademika.
  • Penyusunan rencana program dan anggaran, kerja sama, pengelolaan data, monitoring, evaluasi, dan pelaporan.

D. Lingkungan Strategis yang Berpengaruh

Dokumen menegaskan bahwa pencapaian visi dan misi Poltekkes dipengaruhi oleh enam unsur lingkungan strategis: mahasiswa, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, jejaring kerja, sumber anggaran, serta program dan kegiatan yang dilaksanakan sepanjang tahun.

  • Mahasiswa
  • Sumber daya manusia
  • Sarana dan prasarana
  • Jejaring kerja
  • Sumber anggaran
  • Program dan kegiatan yang telah dilaksanakan

E-F. Tujuan Penyusunan dan Sistematika

Tujuan penulisan LKj adalah mewujudkan pertanggungjawaban kinerja sekaligus memberikan gambaran tentang akuntabilitas kinerja dalam pencapaian visi dan misi Poltekkes Kemenkes Bandung. Dokumen disusun dalam empat bab: pendahuluan, perencanaan dan penetapan kinerja, akuntabilitas kinerja, dan penutup.

Bab II

Perencanaan dan Penetapan Kinerja

Rancangan aksi, tujuan, dan sasaran

Bab II menjabarkan keterkaitan RPJMN bidang kesehatan 2020-2024, visi Presiden, visi Kementerian Kesehatan, strategi Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan, dan visi Poltekkes Kemenkes Bandung. Tujuh tujuan lembaga kemudian diterjemahkan menjadi sasaran kegiatan dan strategi tahunan.

  • Terselenggaranya pendidikan yang berkualitas, berkarakter nasional, dan berwawasan global.
  • Terselenggaranya penelitian inovatif melalui pusat kajian unggulan dan kerja sama dengan pemerintah daerah, swasta, industri, dan perguruan tinggi.
  • Terselenggaranya pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil penelitian untuk memperkuat pembelajaran yang berkualitas.
  • Terselenggaranya kerja sama dengan pemangku kepentingan nasional maupun internasional.
  • Terbentuknya karakter bekerja dengan hati, kepemimpinan, dan entrepreneurship bagi pegawai maupun mahasiswa.
  • Berkembangnya pendidikan dan program studi baru untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan.
  • Berkembangnya bisnis Poltekkes melalui kerja sama yang dikelola secara profesional.

Strategi pelaksanaan

  • Meningkatkan kapasitas SDM melalui pendidikan lanjut, magang, dan pelatihan bidang keilmuan.
  • Mengembangkan serta mereorientasi kurikulum agar mampu merespons dinamika kebutuhan pasar kerja.
  • Mengembangkan fasilitas pembelajaran bermutu yang didukung teknologi informasi.
  • Membuka program studi baru sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan dan rintisan kelas internasional.
  • Mengembangkan inovasi penelitian dan pengabdian melalui pusat kajian serta kerja sama lintas sektor.
  • Menyelenggarakan pembinaan karakter mahasiswa melalui kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler.
  • Mengembangkan bisnis Poltekkes melalui pengelolaan kerja sama yang profesional.
  • Mengembangkan teknologi informasi untuk modernisasi layanan.
  • Memperkuat sistem penjaminan mutu internal dan eksternal untuk mencapai keunggulan akreditasi institusi dan program studi.
Kelompok Indikator Kinerja Definisi Ringkas Target 2024
Tata Kelola Persentase realisasi pendapatan BLU terhadap biaya operasional Mengukur kemampuan pendapatan BLU menutup beban operasional tanpa memasukkan pendapatan APBN. 48,11%
Tata Kelola Realisasi pendapatan Poltekkes BLU Total pendapatan BLU yang berasal dari layanan, kerja sama, hibah, sewa, dan jasa lembaga keuangan. Rp54.500.000.000
Tata Kelola Realisasi pendapatan dari optimalisasi aset Pendapatan dari pengelolaan aset tetap maupun aset lancar sesuai pedoman pengelolaan BLU. Rp3.400.000.000
Tata Kelola Persentase penyelesaian modernisasi BLU Mengukur penyelesaian pengembangan sistem informasi, publikasi BLU, tindak lanjut monev, dan self-assessment maturity rating. 167%
Tata Kelola Indeks akurasi proyeksi pendapatan BLU Membandingkan rencana pengesahan pendapatan bulanan dengan realisasi pendapatan yang disahkan sampai akhir bulan berjalan. 3,5
Tata Kelola Persentase rekomendasi hasil pengawasan BPK RI yang tuntas ditindaklanjuti Mengukur tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK yang telah dinyatakan lengkap. 95%
Tata Kelola Persentase realisasi anggaran Persentase jumlah anggaran yang digunakan dalam satu periode untuk pencapaian kinerja organisasi. 96%
Pendidikan Persentase dosen yang memiliki serdos dengan dua tahun jabfung Mengukur proporsi dosen fungsional bersertifikat pendidik yang telah memenuhi syarat masa jabatan. 80%
Pendidikan Persentase dosen tetap dengan kualifikasi lektor kepala dan/atau guru besar Mengukur proporsi dosen tetap pada jenjang jabatan akademik tinggi. 30%
Pendidikan Persentase kemampuan bahasa Inggris dosen kelas internasional Mengukur dosen kelas internasional dengan TOEFL ITP minimal 475 atau setara. 60%
Pendidikan Persentase kelulusan uji kompetensi Mengukur proporsi peserta first taker yang dinyatakan kompeten pada tahun yang sama. 95%
Pendidikan Penambahan prodi terakreditasi unggul Mengukur penambahan program studi unggul yang memenuhi waktu reakreditasi. 1 prodi
Pendidikan Persentase serapan lulusan di fasyankes milik pemerintah Mengukur proporsi lulusan yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. 30%
Pendidikan Persentase lulusan perawat yang bekerja di luar negeri Mengukur serapan lulusan perawat di pasar kerja luar negeri dari keseluruhan lulusan tahun sebelumnya. 15%
Pendidikan Jumlah penghargaan yang didapat Mengukur jumlah penghargaan institusi dan dosen pada kompetisi atau forum nasional dan internasional. 10
Penelitian & PKM Jumlah penelitian yang dikomersialisasi Mengukur luaran penelitian yang berhasil menjadi produk, layanan, metode, atau teknologi yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas. 1 penelitian
Penelitian & PKM Jumlah pengabdian kepada masyarakat yang sesuai program prioritas transformasi kesehatan Mengukur luaran PKM yang mendukung prioritas transformasi kesehatan dan ditunjukkan dengan MoU dengan pemerintah daerah atau pusat. 3 MoU

Tabel 2.2

Anggaran Poltekkes Kemenkes Bandung Tahun 2024

Anggaran awal sebesar Rp132,28 miliar direvisi menjadi Rp139,81 miliar.

Program Anggaran Awal Anggaran Revisi
Tata Kelola Rp111.309.801.000 Rp118.835.234.000
Pendidikan Rp11.646.437.000 Rp11.646.437.000
Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Rp7.695.429.000 Rp7.695.429.000
Prestasi Rp1.027.975.000 Rp1.027.975.000

Bab III

Akuntabilitas Kinerja

Bab ini menjelaskan pengukuran kinerja dengan membandingkan realisasi terhadap target yang ditetapkan. Dokumen juga memaknai hasil tahun 2024 dengan membandingkannya terhadap capaian tahun sebelumnya serta target Renstra yang berlaku.

Secara umum, dokumen menegaskan bahwa 16 indikator telah memenuhi atau melampaui target, sedangkan realisasi anggaran masih membutuhkan perhatian lebih dalam perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring berkala.

Grafik 3.2

Perbandingan target, realisasi, dan capaian pendapatan BLU terhadap biaya operasional 2022-2024

Data grafik dibangun ulang dari angka yang terbaca jelas pada dokumen. Arahkan kursor, fokuskan, atau tap batang grafik untuk membuka detail per tahun dan per metrik tanpa memuat gambar halaman PDF.

Trend Explorer

Tiga batang pada setiap tahun mewakili target, realisasi, dan capaian. Detail aktif akan berubah saat pengguna hover, fokus, atau tap.

Target Realisasi Capaian

Tahun

2022

Tahun

2023

Tahun

2024

Tata Kelola

Pendapatan BLU terhadap biaya operasional

Target

48,11%

Realisasi

49,52%

Capaian

113,21%

Rasio ini sudah melampaui target karena pendapatan BLU naik lebih baik dibanding tekanan biaya operasional, walaupun dokumen tetap mencatat piutang mahasiswa dan kenaikan belanja operasional sebagai faktor yang harus diawasi.

Tata Kelola

Pendapatan BLU

Target

Rp54,5 M

Realisasi

Rp60,02 M

Capaian

110,14%

Kinerja pendapatan didukung ketepatan pembayaran UKT, pengembangan bisnis BLU, dan pertumbuhan mahasiswa. Dokumen menekankan perlunya optimalisasi unit bisnis untuk mempertahankan tren ini.

Tata Kelola

Pendapatan optimalisasi aset

Target

Rp3,4 M

Realisasi

Rp5,08 M

Capaian

149,31%

Kenaikan ini menunjukkan aset Poltekkes mulai dimanfaatkan lebih produktif, termasuk aset tetap, aset lancar, dan layanan yang berkembang seperti klinik.

Tata Kelola

Modernisasi BLU

Target

167%

Realisasi

179,10%

Capaian

105,00%

Modernisasi didorong oleh pengembangan sistem informasi, publikasi BLU, tindak lanjut hasil monitoring, dan self-assessment maturity rating.

Tata Kelola

Akurasi proyeksi pendapatan BLU

Target

3,5

Realisasi

4,06

Capaian

116,00%

Capaian di atas target menunjukkan kualitas perencanaan pendapatan bulanan semakin baik dan lebih dekat dengan realisasi aktual.

Tata Kelola

Tindak lanjut rekomendasi BPK

Target

95%

Realisasi

100%

Capaian

105,26%

Seluruh rekomendasi yang tercatat pada tahun berjalan dapat dituntaskan, memperlihatkan perbaikan disiplin tata kelola dan kepatuhan.

Tata Kelola

Realisasi anggaran

Target

96%

Realisasi

93,54%

Capaian

97,44%

Indikator ini menjadi satu-satunya yang belum memenuhi target. Dokumen menyarankan monitoring triwulanan yang lebih ketat dan koordinasi pelaksanaan yang lebih rapat.

Pendidikan

Dosen bersertifikat (serdos)

Target

80%

Realisasi

88,54%

Capaian

110,68%

Peningkatan dosen bersertifikat menguatkan mutu akademik dan mendukung standar pendidikan yang lebih stabil.

Pendidikan

Dosen lektor kepala / guru besar

Target

30%

Realisasi

34,15%

Capaian

113,82%

Capaian ini menunjukkan perbaikan kualitas jabatan akademik dosen tetap, walaupun masih perlu penguatan berkelanjutan untuk jangka panjang.

Pendidikan

Bahasa Inggris dosen KI

Target

60%

Realisasi

100%

Capaian

166,67%

Seluruh target dosen kelas internasional pada level intermediet telah terpenuhi, jauh di atas target 60%.

Pendidikan

Kelulusan uji kompetensi

Target

95%

Realisasi

99,13%

Capaian

104,35%

Kelulusan UKOM didukung tryout, pengkayaan, dan pembimbingan yang dilakukan lebih awal sehingga persentase kompeten tetap tinggi.

Pendidikan

Penambahan prodi unggul

Target

1 prodi

Realisasi

16 prodi

Capaian

1600,00%

Dokumen menyoroti kerja intensif persiapan reakreditasi, monitoring isi borang, dan pelengkapan sarana-prasarana sebagai faktor utama capaian ini.

Pendidikan

Serapan lulusan di fasyankes pemerintah

Target

30%

Realisasi

30,21%

Capaian

100,68%

Kerja sama dengan RS, puskesmas, fasilitas kesehatan pemerintah, dan jejaring alumni menjadi faktor penting yang mendorong capaian ini.

Pendidikan

Lulusan perawat bekerja di luar negeri

Target

15%

Realisasi

24,59%

Capaian

163,93%

Dokumen mencatat penempatan ke Jepang, Jerman, Arab Saudi, Singapura, Kuwait, dan Belanda sebagai bukti penguatan jejaring kerja internasional.

Pendidikan

Jumlah penghargaan

Target

10

Realisasi

18

Capaian

180,00%

Institusi dan dosen memperoleh berbagai penghargaan nasional dan internasional berkat dukungan anggaran, pembinaan pimpinan, dan fasilitas yang lebih baik.

Penelitian & PKM

Penelitian yang dikomersialisasi

Target

1 penelitian

Realisasi

1 penelitian

Capaian

100,00%

Satu luaran penelitian berhasil dikomersialisasi, didukung pendampingan hilirisasi, workshop paten, dan dukungan unit bisnis serta pusat unggulan.

Penelitian & PKM

PKM prioritas transformasi kesehatan

Target

3 MoU

Realisasi

9 MoU

Capaian

300,00%

Capaian 9 MoU memperlihatkan pengabdian masyarakat yang sangat aktif dan sejalan dengan prioritas transformasi kesehatan.

Dokumen Pendukung Serapan Lulusan

Distribusi lulusan bekerja di fasyankes milik pemerintah

Fasyankes Jumlah
Balai kesehatan milik pemerintah 39
Klinik pratama milik pemerintah 14
Klinik utama milik pemerintah 1
Laboratorium kesehatan milik pemerintah 11
Puskesmas 220
RSUD 128
RSUP vertikal 28
Total 441

Analisis Efisiensi Sumber Daya

Mutasi dan pengembangan kepegawaian tahun 2024

Jenis Kinerja Kepegawaian Realisasi
Kenaikan jabatan fungsional dosen 12
Kenaikan pangkat pegawai 13
Kenaikan gaji berkala 185
Pindah keluar Poltekkes Bandung 0
Masuk ke Poltekkes Bandung 1
SK MPP 0
SK pensiun 14
Sertifikasi dosen 5

Penghargaan Institusi dan Dosen

Cuplikan capaian penghargaan tahun 2024

Nama Capaian/Penghargaan
Poltekkes Kemenkes Bandung Poltekkes dengan prodi terbanyak kelulusan UKOM 100%.
Fred Agung, SKM., M.Kes Pembina Terbaik dalam Cendekia Natural Science Competition 2024.
Mulus Gumilar, DFSN., M.Kes Pembina Terbaik dalam Cendekia Natural Science Competition 2024.
Witri Priawantiputri, S.Gz., M.Gizi Pembina Terbaik dan Juara 3 Healthcare Policy Lomba Asian Health Talent.
Yohanes W. Saleky, S.Gz., M.Sc Pembina Terbaik dan Juara 3 Healthcare Policy Lomba Asian Health Talent.
Dr. Elanda Fikri, M.Kes Peringkat Terbaik II Best Inovator ASN 2024 serta beberapa juara pertama pada kompetisi inovasi dan media pembelajaran.
Apt. Widyastiwi, M.Si Presenter Terbaik Seminar Nasional Fakultas Farmasi UMB.
Poltekkes Kemenkes Bandung The Most Trusted Health Polytechnic in Quality Lecturing Program of The Year 2024.

Lulusan Bekerja di Luar Negeri

Sorotan dokumen pendukung indikator 14

Dokumen pendukung memuat daftar penempatan lulusan perawat ke Jepang, Jerman, Arab Saudi, Singapura, Kuwait, dan Belanda.

Faktor pendukung utama adalah koordinasi Direktorat dengan bagian kemahasiswaan/jurusan serta kerja sama dengan lembaga pelatihan dan penempatan tenaga kesehatan, termasuk Japan Education Academy dan mitra penempatan lainnya.

Upaya peningkatan diarahkan pada penguatan kerja sama dengan lembaga penempatan luar negeri dan peningkatan minat mahasiswa bekerja di pasar internasional melalui sosialisasi yang lebih intensif.

Bab IV

Penutup

Kesimpulan dokumen menegaskan bahwa 16 dari 17 indikator kinerja telah mencapai target dengan rata-rata persentase capaian sekitar 219,79%. Ketercapaian tersebut didorong oleh kerja sama seluruh sivitas akademika dan stakeholder, walaupun masih ada indikator yang perlu ditingkatkan pada tahun berikutnya.

Dokumen resmi menempatkan realisasi anggaran sebagai area yang perlu dibenahi, dengan penekanan pada kualitas perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pemanfaatan anggaran yang lebih optimal.

Monitoring dan evaluasi realisasi anggaran secara berkala setiap triwulan agar deviasi dapat dikendalikan lebih cepat.
Menambah dan mengoptimalkan berbagai saluran tracer study untuk memperkuat data serapan lulusan.
Meningkatkan koordinasi antarunit dan pemangku kepentingan agar perencanaan lebih selaras dengan Renstra dan IKU direktur.
Meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM untuk mendukung target kinerja yang lebih tinggi pada tahun berikutnya.
Mengembangkan inovasi layanan berbasis teknologi informasi agar proses akademik, keuangan, dan administrasi lebih efektif dan efisien.
Menjaga kesinambungan pendampingan penelitian, publikasi, sertifikasi dosen, serta hilirisasi inovasi agar kinerja tidak hanya tinggi tetapi juga berkelanjutan.